24.8.13

Ximpati xie xie


Saya kadang2 benci berlogika. Komposisi Saya dulunya adl 75% perasaan 25% logika. Sering saya tercabik2 sendiri pas ngeliat bapak2 tua mungutin sampah. Nelangsa. Lalu logika membangun saya, dia berekspansi hingga rasa2nya sedikit sekali lahan untuk bermenye2 dg perasaan. Saya lalu mengubah sikap, mengasihani mereka-yg-tidak-beruntung itu sama sekali enggak memebantu. Jadi saya memilih untuk tidak bersinpati. Karna simpati tak mengubah apapun.



Baru2 ini saya sadar. Bahwa dulu, ketika saya dg mudah "mengasihani" mereka-yg-tidak-beruntung, seringkali saya berdoa untuk mereka. Spontan. Saat otu mgkn saya masih seumuran anak sd,jadi doa saya masih sangat sederhana.

"Berikanlah mereka rejeki yg barokah"
"Berikanlah mereka rahmat"

Semacam itu.

Dan saya rindu membagi doa2 sederhana pada mereka. Meski simpati seringkali tak membantu, meski cuman sekedar doa sesimpel itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post!