22.6.13

Nggosip: Hanya dipilih

Mau nggosip sebentar ehehehe.
...jadii beberappa hari lalu ada acara internalisasi jurusan angkatan 2011 sama angkatan 2012. Isinya yaaa ngobrol2 ngalor ngidul ketawa-ketawa ngakak dan lain sebagainya. Acara spontan yang seru sekali.
Nah... acara puncaknya adalah botol berputar aka truth or dare. Di sini kasus dipaksa ganti jadi truth or truth. Penuh ketawa-ketiwi, sampe akhirnya pucuk botol mizone nunjuk Mas X.

Singkat cerita, mas x ini cowok baik hati yang cukup "populer" karna kebaikannya. Dia asdos paling suabar, yang mau ngajarin materi arcGIS yang bikin otak penyok-penyok via chat facebook lewat tengah malam. Kece wes.

Nah, trus ada yang iseng ngangkat case agak jadul tapi tetep asyik buat dijadiin bahan gosipan. Dia tanya yang kira-kira kayak gini, "Mas, aku denger mas pernah ada di tengah-tengah dua cewek ya?"
Trus dilanjutin sama Mbak Y yang temen deket mas X. "Hayooo, X, pilih yang mana?"
Dan kemudian ditentukan nomer urut dua cewek mas X itu dengan urutan 1) Mawar, dan 2) Anggrek.

Semua orang tau, mas x suka sama anggrek. Bahkan pernah digosipin sempet pacaran, tapi enggak tau lagi bener enggaknya.

But everybody knows well too, mawar fell for this guy, from the very start. Btw, Mawar adalah salah satu temen angkatan favorit saya meskipun enggak kenal terlalu deket. Juaranya futsal cewek di jurusan, cara bicaranya nyenengin dan saya paling suka sama... bahasa indonesianya yang empuk banget! Muahaha penilaian yang dangkal banget ya....

(Btw lagi, sejak di bangku kuliah ini, saya emang lagi gandrung-gandrungnya merhatiin detail sifat temen-temen saya. Dan ternyata banyak sekali hal-hal "remeh" yang bikin saya tertarik dan suka sama mereka. Misalnya Ariska yang orang Blitar, gaya bicaranya lembuuut, cara pandangnya polos, dan dia suka ketawa meskipun jokes saya jelas-jelas garing dan nggak mutu... :"D atau Prisca yang orang Situbondo, saya suka banget sama mukanya yang guampang banget berubah dari juwudes dan sok dijahat-jahatin ke mesem lebar bonus lesung pipit hahaha :"D atau juga Imbik dari Bekasi yang kalem dan cenderung lemah tapi jelas keliatan banget baiknya hmmm juara <3 p="">

Lanjut ke segitiga mawar-mas x-anggrek. Begitu ditanya kayak gitu (both mawar & anggrek ada di lokasi) mas x mikir-mikir galau gitu. Keren ya bisa milih -_-
Saya rasa semua orang di situ tahu nama siapa yang seharusnya jadi jawaban mas x. Disela-sela nunggu mas x pikir-pikir, semua riuh; si anggrek yang kebetulan duduk di samping saya sibuk memaki-maki sambil ketawa-ketawa temen dia yang ngangkat pertanyaan itu; mbak Y ngangkat-ngangkat tangannya jarinya mbentuk huruf V--angka dua, tentu saja.

Ah semua orang juga tahu mas x suka sama anggrek.

Tapi trus mas x menjawab,
"Mawar."
...kenapa?
"Soalnya mau mbantu ngerjain PKM."

Hziiing.

Saya tahu semua orang di situ mengantongi pikiran yang sama: aaah x awakmu golek amaaan!
Dan mbak Y yang sangat provokatif itu nyeletuk santai, "Halah, nggak usah bohong X."
Saya perhatikan si anggrek rileks aja. Saya yakin dia tahu jawaban mas x yang sebenarnya.
Gitu.

Lalu botol mizone kembali diputar, dan giliran orang lain yang menjadi korban pembullian. Fokus publik berganti arah. Tapi saya memperhatikan Mawar yang duduk tanpa temen-temen karibnya yang udah pada pulang kampung semua. Dia diem aja. Mendadak saya liat mata dia berembun. Dia nengadah, nahan-nahan biar airnya enggak tumpah.
Nggak ada yang liat itu. Nggak ada yg memperhatikan itu.

Singkatnya, Mawar jelas tidak puas dengan jawaban mas x. Jawaban yang diplomatis, tapi enggak dipikir mateng-mateng. Karna mbantu ngerjain pkm? wth.... itu alasan "memilih seseorang" paling enggak cerdas. Saya tau mawar tau mas x cuma takut melukai kalau menjawab jujur.

Getir sekali cerita-ala-sinetron-yang-agak-mainstream-ini.

Pada akhirnya, kita tidak butuh "hanya dipilih". Motif memilihnya itu yang justru kudu direview, lagi lagi dan lagi.
Jadi... sudah merasa beruntung karna telah terpilih? ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post!