13.6.13

Gimana (lagi)?

Ada orang yang layak ketawa, luput dari masalah, dan bebas nari-nari di bawah hujan, tapi nggak dapetin itu semua. Dan memilih untuk tidak mencari siapa-siapa sebagai objek pengaduan. Memilih dirinya perang sendirian, menyaksikan pikiran versus perasaan, sekalilagi sendirian.

Lalu saya? Mendekat saja nggak bisa. Dicegah sama peringatan "jangan ikutcampur masalah orang lain". Diam saja sambil mengamati dari jauh, memantau. Atau harus saya abaikan saja garis kuning yg mengatasnamakan privasi, dan memaksanya mentas dari kubangan lumpur?

Karna saya hanya nggak bisa membiarkan seorang teman menangis sendirian.

...gimana? :v

1 komentar:

Post!