19.1.12

Bicara sama hape

Hobiku nulis. Mulai dari yang nggak puenting sama sekali blas gadas sampai yang padat dan berisi. Dari yang puitis buanget sampe maksud tiap kalimat susah banget digapai-gapai sampai yang tiap suku kata mengandung arti yang sangat cetek yang semua cebol umur dua tahun aja ngerti .__.

Baru aja re-open old-short-writting di henfon. Kebanyakan isinya gualau. Dan bikin senyum-senyum kecut sendiri :"> Yea, semacam baca sinopsis buku diary. Tiap baca tulisan2 singkat itu, aku sering nebak-nebak kapan dan pas mikir apa aku waktu lagi ngetik itu. Bikin malu sih bacanya muehehe.

Misalnya nih:
Part A

Lagi sumpek:
"Kita itu udah sama-sama jenuh. Tapi sama-sama gengsi buat mutusin =))" << tampak tegar

Tulisan beberapa hari berikutnya:
"Kalo kamu mau ngelepasin aku, lepasin aja." << agak galau

Mulai agak rapuh:
"Sebenernya, aku butuh pelarian :'>" << kesepian =))

Tahap menyadarkan diri:
"We're start being together even we're close together." << *senyum kecut*

Tahap menerima:
"Maybe we'd better off this way?" << sudah rela

Part B

Lagi naksir orang yang udah punya pacar dan nggak gentar!:
"He aku suka kamu. Gak peduli dia juauh lebih perfect dr aku. Pokoknya aku suka kamu, titik." << linglung.
"We're all crazy in love." - Charlotte Lucas (Pride and Prejudice)

Masih pantang mundur:
"Karna kamu tau gimana cara bikin orang betah berlama-lama bertepuk sebelah tangan sama kamu :')" << emot penuh makna :>

Goyah:
"I'm sure we're gonna live our own life. And I'll be a part of unrememberred one for you." << pasrah.... sedih :>

Patah arang:
"Gak ada yang lebih sia-sia dari menunggu orang yg kamu sayangi berhenti menyayangi orang lain :')" << patah!


.... Dan roda perputaran tulisan di henfon ini bakal terus membentuk pola semacam itu. Nggak bosan-bosan. Sampe kadang rasanya sering tiba-tiba ditegur Allah gara-gara mikir hal-hal kecil yg sebenernya ga penting kaya gini muehehe. Sering sih tiba-tiba inget, yaaa gausahlah sekarang ribet-ribet cowok. Toh ntar, pada saatnya, Dia, Sang Maha Comblang, bakal nemuin aku sama orang yang paling tepat: orang yang nggak bakalan bikin aku galau tiap menit dan nggak bakal bikin aku menuhin memori henfon sama tulisan2 lucu gapenting semacam tadi :>

Tapi bukan berarti dosa sih curcol di layar henfon. Malah, bagus. Nggak perlu capek-capejk curhat ke orang lain, nggak perlu maksa orang yang diajak curhat ngerti perasaan kita, dan nggak perlumalu-malu, orang cuman kita sendiri kan yang baca :>

Keep writing and breaking your heart guys!~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post!